Wihara Ekayana AramaWihara Ekayana Arama - Indonesia Buddhist Centre adalah sebuah wadah bagian dari Yayasan Triyanavardhana Indonesia yang didirikan untuk membantu pemutaran roda Dharma dengan semangat non-sektarian melalui penyediaan berbagai pelayanan dan program pembinaan spiritual berkelanjutan yang berlandaskan pada esensi pandangan dan praktik yang Buddhistik. Wihara Ekayana Arama senantiasa memiliki visi untuk mengembangkan agama Buddha dalam skala yang luas.
Renungan HarianSaat yang kita sebut kelahiran sebenarnya adalah saat kelanjutan. Karena sebelumnya dia telah ada, walau dalam bentuk yang berbeda. Oleh karena itu tidak ada yang akan mati, karena sesungguhnya tidak ada yang lahir. Pada saat pembuahan di rahim ibu kita bukanlah saat pertama kalinya kita ada. Kita telah ada sebelumnya dalam diri ayah dan ibu kita, dalam leluhur kita. Kita tidak berasal dari ketiadaan. Kita adalah suatu kelanjutan. Seperti aliran air di bumi ini, adalah kelanjutan dari awan di langit. Aliran air tidak pernah dilahirkan. Itu hanyalah kelanjutan dari awan.
Ketika kita mendengar kata ‘mati’ banyak di antara kita merasa takut, karena kita mengira bahwa kematian adalah lenyapnya diri. Kematian diartikan dari ada kamu menjadi tiada, yang semula adalah kamu menjadi bukan siapa-siapa. Tetapi kita sebenarnya seperti awan, dan awan tidak mungkin mati. Awan mungkin berubah menjadi hujan atau salju, es, atau air. Tetapi tidak mungkin bagi awan untuk menjadi bukan apa-apa.Thich Nhat Hanh, Buddha Mind, Buddha Body - Pikiran Buddha, Tubuh Buddha – Melangkah Menuju Pencerahan, hal. 106-107Minggu, 18 Oktober 2026
Ketika kita mendengar kata ‘mati’ banyak di antara kita merasa takut, karena kita mengira bahwa kematian adalah lenyapnya diri. Kematian diartikan dari ada kamu menjadi tiada, yang semula adalah kamu menjadi bukan siapa-siapa. Tetapi kita sebenarnya seperti awan, dan awan tidak mungkin mati. Awan mungkin berubah menjadi hujan atau salju, es, atau air. Tetapi tidak mungkin bagi awan untuk menjadi bukan apa-apa.Thich Nhat Hanh, Buddha Mind, Buddha Body - Pikiran Buddha, Tubuh Buddha – Melangkah Menuju Pencerahan, hal. 106-107Minggu, 18 Oktober 2026
