Wihara Ekayana AramaWihara Ekayana Arama - Indonesia Buddhist Centre adalah sebuah wadah bagian dari Yayasan Triyanavardhana Indonesia yang didirikan untuk membantu pemutaran roda Dharma dengan semangat non-sektarian melalui penyediaan berbagai pelayanan dan program pembinaan spiritual berkelanjutan yang berlandaskan pada esensi pandangan dan praktik yang Buddhistik. Wihara Ekayana Arama senantiasa memiliki visi untuk mengembangkan agama Buddha dalam skala yang luas.
Renungan HarianHal positif mendasar dari ajaran Buddha adalah mencari kebebasan mutlak.
Banyak orang yang ragu-ragu dalam mencari kebebasan mutlak.
Sebagai gambaran, suatu ketika seorang pengemis ditanya apa yang akan paling dinikmatinya bila dia menjadi raja, dengan segera ia menjawab, “Sebagai seorang raja, saya ingin makan donat dan kue-kue sepuas hati saya.”
Umat Buddha bertujuan mendapatkan kebebasan mutlak yaitu mata, telinga, hidung, lidah, badan, dan pikiran bebas dari kotoran dan halangan, sehingga akhirnya mencapai Kebuddhaan.
Bila tujuan anda bukanlah pembebasan mutlak, karena anda berpikir bahwa yang dituntut oleh agama Buddha tersebut tidak masuk akal, maka garis pemikiran anda tersebut dapat dikatakan sama dengan kepuasan yang ingin dicapai oleh pengemis tersebut di atas.
Ajaran Buddha didasarkan kepada kebebasan mutlak dan kesamaan sejati, merupakan ajaran yang rasional, bebas, objektif, nyata, sempurna, positif, pragmatis, dan dapat diimplementasikan pada semua tingkat.Wang Chi Biu, Pandangan Ilmiah dalam Agama Buddha, hal. 100-105Selasa, 28 April 2026
Banyak orang yang ragu-ragu dalam mencari kebebasan mutlak.
Sebagai gambaran, suatu ketika seorang pengemis ditanya apa yang akan paling dinikmatinya bila dia menjadi raja, dengan segera ia menjawab, “Sebagai seorang raja, saya ingin makan donat dan kue-kue sepuas hati saya.”
Umat Buddha bertujuan mendapatkan kebebasan mutlak yaitu mata, telinga, hidung, lidah, badan, dan pikiran bebas dari kotoran dan halangan, sehingga akhirnya mencapai Kebuddhaan.
Bila tujuan anda bukanlah pembebasan mutlak, karena anda berpikir bahwa yang dituntut oleh agama Buddha tersebut tidak masuk akal, maka garis pemikiran anda tersebut dapat dikatakan sama dengan kepuasan yang ingin dicapai oleh pengemis tersebut di atas.
Ajaran Buddha didasarkan kepada kebebasan mutlak dan kesamaan sejati, merupakan ajaran yang rasional, bebas, objektif, nyata, sempurna, positif, pragmatis, dan dapat diimplementasikan pada semua tingkat.Wang Chi Biu, Pandangan Ilmiah dalam Agama Buddha, hal. 100-105Selasa, 28 April 2026
