Wihara Ekayana AramaWihara Ekayana Arama - Indonesia Buddhist Centre adalah sebuah wadah yang didirikan untuk membantu pemutaran roda Dharma dengan semangat non-sektarian melalui penyediaan berbagai pelayanan dan program pembinaan spiritual berkelanjutan yang berlandaskan pada esensi pandangan dan praktik yang Buddhistik. Wihara Ekayana Arama senantiasa memiliki visi untuk mengembangkan agama Buddha dalam skala yang luas.
Renungan HarianBerlatih seperti membersihkan debu di atas cermin. Sebelum pencerahan, kita membuat perbedaan antara cermin pikiran dan debu penderitaan. Sesudah pencerahan saat cermin bebas dari debu, kita sadar bahwa pikiran atau debu itu tidak ada. Cermin hanyalah sebuah bayangan diri yang semu, dan debu adalah kekecewaan di mana diri yang semu ini terikat. Cermin sejati tidak memantulkan suatu diri ataupun penderitaan; sesungguhnya cermin sejati bukanlah cermin.
Tatkala kita berlatih, cermin dan debu berdampingan. Kita menyadari adanya suatu diri karena kekesalan. Hakikat Buddha hanya ada ketika ada kekesalan. Karena memiliki kekesalan, kita mengamati hakikat Buddha. Selama latihan, jangan peduli dengan pikiran yang menjengkelkan dan kacau. Mereka sama dengan batin Buddha.
Inilah intisari Senandung Pencerahan. Selama berabad-abad Yung-chia memberitahu kita: bangkit menuju pencerahan, jangan mengejarnya. Gunakan pikiran dengan tepat dalam metode dan berusahalah sekuat tenaga.Chan Master Sheng Yen, Pedang Pusaka Kebijaksanaan - Ulasan tentang Senandung Pencerahan, hal. 48Sabtu, 14 Februari 2026
Tatkala kita berlatih, cermin dan debu berdampingan. Kita menyadari adanya suatu diri karena kekesalan. Hakikat Buddha hanya ada ketika ada kekesalan. Karena memiliki kekesalan, kita mengamati hakikat Buddha. Selama latihan, jangan peduli dengan pikiran yang menjengkelkan dan kacau. Mereka sama dengan batin Buddha.
Inilah intisari Senandung Pencerahan. Selama berabad-abad Yung-chia memberitahu kita: bangkit menuju pencerahan, jangan mengejarnya. Gunakan pikiran dengan tepat dalam metode dan berusahalah sekuat tenaga.Chan Master Sheng Yen, Pedang Pusaka Kebijaksanaan - Ulasan tentang Senandung Pencerahan, hal. 48Sabtu, 14 Februari 2026
