Wihara Ekayana AramaWihara Ekayana Arama - Indonesia Buddhist Centre adalah sebuah wadah bagian dari Yayasan Triyanavardhana Indonesia yang didirikan untuk membantu pemutaran roda Dharma dengan semangat non-sektarian melalui penyediaan berbagai pelayanan dan program pembinaan spiritual berkelanjutan yang berlandaskan pada esensi pandangan dan praktik yang Buddhistik. Wihara Ekayana Arama senantiasa memiliki visi untuk mengembangkan agama Buddha dalam skala yang luas.
Renungan HarianBuddha mengamati Sronakotivimsa selama beberapa saat, lalu berkata, “Jika dawai kecapi ditarik terlalu kencang, apa yang akan terjadi saat engkau memainkannya?”
Sronakotivimsa menjawab, “Dawai itu akan putus.”
“Dan jika dawai itu ditata terlalu longgar,” tanya Buddha, “Apa yang akan terjadi?”
“Jika dawainya terlalu longgar, maka tidak akan muncul nada apa pun,” jawab Sronakotivimsa.
“Begitulah, Sronakotivimsa,” kata Buddha, sambil tersenyum dengan penuh pertimbangan dan pengertian. “Berlatih dalam Dharma diibaratkan seperti menata seutas dawai kecapi. Jika kita berlatih terlalu kuat, seakan-akan kita tengah menata dawai itu terlalu kencang. Dawai itu akan putus. Sebaliknya, jika kita terlalu santai dalam latihan Dharma, dan melalaikan waktu tanpa usaha memajukan diri kita sendiri, maka seolah-olah kita tengah menata dawai itu terlalu longgar. Tak ada hasil apa pun yang akan muncul dari usaha kita yang amat kecil itu.”Master Hsing Yun, Di Mana Benih Buddha Anda?, hal. 31-32Sabtu, 13 Juni 2026
Sronakotivimsa menjawab, “Dawai itu akan putus.”
“Dan jika dawai itu ditata terlalu longgar,” tanya Buddha, “Apa yang akan terjadi?”
“Jika dawainya terlalu longgar, maka tidak akan muncul nada apa pun,” jawab Sronakotivimsa.
“Begitulah, Sronakotivimsa,” kata Buddha, sambil tersenyum dengan penuh pertimbangan dan pengertian. “Berlatih dalam Dharma diibaratkan seperti menata seutas dawai kecapi. Jika kita berlatih terlalu kuat, seakan-akan kita tengah menata dawai itu terlalu kencang. Dawai itu akan putus. Sebaliknya, jika kita terlalu santai dalam latihan Dharma, dan melalaikan waktu tanpa usaha memajukan diri kita sendiri, maka seolah-olah kita tengah menata dawai itu terlalu longgar. Tak ada hasil apa pun yang akan muncul dari usaha kita yang amat kecil itu.”Master Hsing Yun, Di Mana Benih Buddha Anda?, hal. 31-32Sabtu, 13 Juni 2026
